Optimalisasi Peran Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat dalam Peningkatan Kualitas Kesehatan ODHA melalui "Wonders Odha”

Penulis

  • Nursalam Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Tintin Sukartani Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Erna Dwi Wahyuni Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Rio Ady Erwansyah Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Idyatul Hasanah Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Ossi Dwi Prasetyo Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga
  • Silvia Farhanidiah Fakultas Keperawatan, Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.35584/reinforcementanddevelopmentjournal.v1i2.68

Abstrak

Sampai saat ini, stigma dan diskriminasi menjadi masalah utama yang masih belum terselesaikan dengan baik. Tingginya stigma dan diskriminasi terhadap ODHIV akan menyebabkan buruknya kualitas Kesehatan ODHIV. Keberadaan tokoh agama dan tokoh masyarakat menjadi peluang yang sangat besar dalam meningkatkan kualitas Kesehatan ODHA. Adapun tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam meningkatkan kualitas kesehatan ODHA melalui program WONDER ODHA.  Metode pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah dan diskusi yang dilaksanakan pada hari Sabtu, 25 Juni 2022 secara offline dan juga online melalui zoom. Kegiatan offline dihadiri oleh 5 tokoh agama, 5 tokoh masyarakat, dan 44 ODHA. Kegiatan online melalui zoom dihadiri oleh 80 peserta yang berasal dari masyarakat umum. Instrumen yang digunakan pada kegiatan ini adalah kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan yang berisi pengetahuan umum tentang HIV AIDS dan peran serta dukungan tokoh agama dan masyarakat terhadap ODHA. Hasil evaluasi pada tokoh dan ODHA masing-masing sebelum kegiatan (pre test) menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang yaitu sejumlah 8 orang (80%) dan 26 (59,1%), sedangkan setelah kegiatan (post test) seluruh tokoh dan ODHA memiliki tingkat pengetahuan baik yaitu masing-masing sejumlah 10 orang (100%) dan 31 (70,5%). Rerata peningkatan pengetahuan (agama dan masyarakat) dan ODHA masing-masing sebesar 6,9 dan 6,4 poin.    Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan oleh Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga bekerjasama dengan KPA tulungagung dan telah menghasilkan beberapa luaran yaitu 1. Pendidikan kesehatan tentang pengenalan dan penanggulangan HIV AIDS; 2. terbentuknya kader kesehatan melalui tokoh agama dan tokoh masyarakat; 3) terbentuknya sistem monitoring dan evaluasi

Unduhan

Diterbitkan

2022-08-01

Terbitan

Bagian

Current Issue (June 2022)