Optimalisasi Deteksi Dini Kanker Serviks melalui Edukasi dan Pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur di Kabupaten Tulungagung

Penulis

  • Aris Setiawan Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung
  • Indah Rohmawati STIKes Hutama Abdi Husada, Tulungagung, Indonesia
  • Ria Anggraini STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Rio Ady Erwansyah STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.35584/reinforcementanddevelopmentjournal.v5i2.248

Kata Kunci:

Kanker Serviks, HPV, DNA, IVA, Wanita Usia Subur

Abstrak

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian akibat kanker pada perempuan yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi persisten Human Papillomavirus (HPV). Rendahnya cakupan skrining menyebabkan sebagian besar kasus ditemukan pada stadium lanjut sehingga menurunkan peluang keberhasilan terapi. Pemerintah Indonesia terus mengembangkan program eliminasi kanker serviks melalui peningkatan cakupan vaksinasi HPV dan deteksi dini menggunakan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) maupun HPV DNA. Namun, masih banyak wanita usia subur yang belum memahami pentingnya deteksi dini sehingga diperlukan kegiatan edukasi yang dipadukan dengan pelayanan skrining. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur mengenai pencegahan kanker serviks melalui edukasi, konseling, pemeriksaan IVA, dan pengambilan spesimen HPV DNA. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada wanita usia subur di wilayah kerja Puskesmas Ngantru, Puskesmas Ngunut, dan Puskesmas Sumbergempol Kabupaten Tulungagung. Kegiatan meliputi edukasi mengenai kanker serviks dan infeksi HPV, konseling kesehatan reproduksi, pemeriksaan IVA, serta pengambilan spesimen serviks untuk pemeriksaan HPV DNA. Evaluasi dilakukan secara deskriptif berdasarkan jumlah peserta dan hasil pemeriksaan IVA. Sebanyak 120 wanita usia subur mengikuti kegiatan. Peserta terdiri dari 48 orang dari Puskesmas Ngantru, 56 orang dari Puskesmas Ngunut, dan 16 orang dari Puskesmas Sumbergempol. Hasil pemeriksaan IVA menunjukkan 115 peserta (95,8%) memiliki hasil negatif, sedangkan 5 peserta (4,2%) memiliki hasil positif. Seluruh peserta juga telah menjalani pengambilan spesimen serviks untuk pemeriksaan HPV DNA yang saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Laboratorium RSUD dr. Iskak Tulungagung. Edukasi yang dipadukan dengan pemeriksaan IVA dan pengambilan spesimen HPV DNA dapat meningkatkan akses wanita usia subur terhadap deteksi dini kanker serviks. Kolaborasi antara institusi pendidikan, Dinas Kesehatan, dan puskesmas menjadi strategi yang efektif dalam mendukung percepatan program eliminasi kanker serviks di Kabupaten Tulungagung.

Unduhan

Diterbitkan

2026-08-11

Terbitan

Bagian

Vol 5 No 2 (June 2026)