Skrining Kesehatan Dasar pada Anak sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular

Penulis

  • Amita Audilla STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Intan Munawaroh STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Wiwid Yuliastuti STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Oka Ludianita STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Nurqomariah STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Leny Indrawati STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Fayakun STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Siti Nurhasanah STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Ratna Kholidati STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Biedasari Emi Chandra STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Nurhidayati STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.35584/reinforcementanddevelopmentjournal.v5i2.244

Kata Kunci:

Skinning kesehatan, Anak, Penyakit tidak menular

Abstrak

Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan masalah kesehatan yang prevalensinya terus meningkat, bahkan faktor risikonya telah mulai muncul sejak usia anak. Deteksi dini melalui skrining kesehatan dasar menjadi salah satu upaya promotif dan preventif untuk mengidentifikasi faktor risiko PTM serta gangguan kesehatan pada anak sehingga dapat dilakukan intervensi sejak dini. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan skrining kesehatan dasar sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular pada anak. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan pada tanggal 22 Februari 2026 di Boyolangu dengan melibatkan 25 anak. Pemeriksaan meliputi pendataan identitas, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, dan pemeriksaan ketajaman penglihatan (visus). Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan. Hasil: Hasil skrining menunjukkan bahwa 24 anak (96%) memiliki tekanan darah dalam batas normal, sedangkan 1 anak (4%) memiliki tekanan darah 130/70 mmHg yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Pemeriksaan visus menunjukkan 15 anak (60%) memiliki ketajaman penglihatan di bawah normal dan 10 anak (40%) memiliki visus normal. Anak yang memiliki hasil pemeriksaan tidak normal diberikan edukasi kepada orang tua dan guru mengenai pentingnya pemeriksaan lanjutan serta penerapan perilaku hidup sehat. Kesimpulan: Skrining kesehatan dasar efektif sebagai upaya deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular dan gangguan kesehatan pada anak. Tingginya proporsi gangguan ketajaman penglihatan menunjukkan perlunya pemeriksaan kesehatan berkala di sekolah serta edukasi kepada orang tua dan guru untuk mendukung pencegahan PTM sejak usia dini.

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-13

Terbitan

Bagian

Vol 5 No 2 (June 2026)