Program Edukasi K3 untuk Menurunkan Resiko Kecelakaan Kerja pada UMKM Sektor Produksi Wilayah Simo Kabupaten Ponorogo

Penulis

  • Dewi Zuniawati STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Intan Munawaroh STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Yitno STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Farida STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Surtini STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Suciati STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Ria Anggraini STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.35584/reinforcementanddevelopmentjournal.v5i2.243

Kata Kunci:

Resiko Kecelakaan Kerja, Edukasi, K3

Abstrak

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor produksi memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, aktivitas produksi pada UMKM sering kali memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kurangnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), seperti penggunaan alat kerja tanpa alat pelindung diri (APD), tata letak kerja yang kurang aman, serta minimnya pengetahuan pekerja mengenai bahaya di tempat kerja. Kondisi tersebut juga ditemukan pada UMKM sektor produksi di wilayah Simo, Kabupaten Ponorogo.Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan perilaku pekerja UMKM dalam menerapkan prinsip K3 guna menurunkan risiko kecelakaan kerja. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi potensi bahaya di lingkungan kerja, penyuluhan dan edukasi mengenai prinsip dasar K3, penggunaan APD, pencegahan kebakaran, ergonomi kerja, serta simulasi penanganan kecelakaan kerja sederhana. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yang harus dilaksanakan oleh dosen. Kegiatan pengabdian masyarakat menggunakan konsep pelatihan, peserta selain diberi penjelasan teoritis juga disertai contoh penerapan standar Keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja. Hasil dari kegiatan tersebut adalah antara lain pekerja lebih waspada terhadap ancaman bahaya di tempat kerja, mampu mengeidentifikasi hazard dan resiko sehingga tidak terjadu penyakit akibat kerja, memastikan sumber produksi terpelihara dengan baik. Secara umum kegiatan pelatihan memberikan pengetahuan tentang Keselamatan dan kesehatan kerja, diharapkan akan produktivitas meningkat dan pekerja terhindar dari bahaya saat bekerja

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-09

Terbitan

Bagian

Vol 5 No 2 (June 2026)