Edukasi Penyakit Degenerative (Hipertensi) Melalui Pemanfaatan Herbal dan Simulasi Diet Rendah Natrium di Desa Donohudan, Boyolali

Penulis

  • Ovikariani sekolah tinggi ilmu kesehatan naisonal
  • Taufiq Ramadhan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia
  • Nirina Widya Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia
  • Cinta Aurelya Putri Santoso Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia
  • Farrel Akbar Handokoputra Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35584/reinforcementanddevelopmentjournal.v5i2.238

Kata Kunci:

Hipertensi, Penyakit Degeneratif, Edukasi Kesehatan, Herbal, Diet Rendah Natrium

Abstrak

Kegiatan pengabdian masyarakat dengan judul “Edukasi Penyakit Degeneratif (Hipertensi) melalui Pemanfaatan Herbal dan Simulasi Diet Rendah Natrium di Desa Donohudan, Boyolali” telah dilaksanakan di Desa Donohudan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit degeneratif, khususnya hipertensi, serta memberikan pemahaman praktis terkait pemanfaatan herbal dan penerapan diet rendah natrium sebagai upaya pencegahan dan pengendalian tekanan darah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan edukatif, demonstrasi pemanfaatan tanaman herbal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar, serta simulasi penyusunan menu rendah natrium. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pretest dan posttest dengan 10 soal yang sama untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta. Sebelum penyuluhan, rata-rata nilai pretest adalah 8,57 dari 10 soal. Setelah penyuluhan, rata-rata nilai posttest meningkat menjadi 9,19. Indeks kepuasan peserta juga berada pada kategori “Sangat Memuaskan” dengan nilai 4,72 dari skala 5. Peningkatan ini menunjukkan bahwa kegiatan edukasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hipertensi, pemanfaatan herbal, serta penerapan diet rendah natrium dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan literasi kesehatan masyarakat dan diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku menuju pola hidup yang lebih sehat guna mencegah dan mengendalikan hipertensi.Ke depan, program ini berpotensi berkelanjutan melalui pendampingan kader kesehatan dan pengembangan modul edukasi, sehingga dapat menjadi model intervensi serupa di wilayah lain

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-14

Terbitan

Bagian

Vol 5 No 2 (June 2026)