Workshop dan Edukasi Pencegahan Komplikasi Diabetes dan Penyakit Ginjal dengan Gaya Hidup Sehat dan Pemanfaatan Obat Herbal Tradisional

Penulis

  • Ovikariani sekolah tinggi ilmu kesehatan naisonal
  • Taufiq Ramadhan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia
  • Nirina Widya Lestari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia
  • Alesia Wahyu Khairani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia
  • Isnaini Kurnia Putri Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.35584/reinforcementanddevelopmentjournal.v5i1.231

Kata Kunci:

Diabetes Melitus , Penyakit Ginjal, Gaya Hidup Sehat

Abstrak

Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan utama yang dapat menimbulkan komplikasi serius, termasuk kerusakan ginjal hingga gagal ginjal kronis. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang hubungan DM dengan penyakit ginjal serta penerapan gaya hidup sehat menjadi faktor penghambat dalam upaya pencegahan komplikasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Kelurahan Gedangan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pencegahan komplikasi diabetes dan penyakit ginjal melalui gaya hidup sehat serta pemanfaatan obat herbal tradisional. Metode kegiatan meliputi penyuluhan edukatif, simulasi diet sehat, pemeriksaan kesehatan (cek gula darah), serta workshop praktik pemanfaatan tanaman herbal, salah satunya daun landep (Barleria prionitis L.). Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest serta kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pretest 7,58 meningkat menjadi 8,45 pada posttest, dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p-value 0,000). Indeks kepuasan peserta juga berada pada kategori “Sangat Memuaskan” dengan nilai 4,997 dari skala 5. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat terkait pencegahan komplikasi diabetes dan penyakit ginjal, serta memberikan keterampilan praktis dalam pemanfaatan obat herbal. Ke depan, program ini berpotensi berkelanjutan melalui pendampingan kader kesehatan dan pengembangan modul edukasi, sehingga dapat menjadi model intervensi serupa di wilayah lain.

Unduhan

Diterbitkan

2026-01-16

Terbitan

Bagian

Vol 5 No. 1 (Desember 2025)