Uji Pengaruh Eco Enzyme sebagai Alternatif Alami Pengendalian Kualitas Bakteriologis Udara dalam Ruang
DOI:
https://doi.org/10.35584/carejournal.v4i1.196Kata Kunci:
Eco Enzym, Kuman Udara, Udara dalam RuangAbstrak
Air Quality Life Index (AQLI) yang diterbitkan oleh Energy Policy Institute, University of Chicago (EPIC) yang mengemukakan bahwa rata-rata orang Indonesia diperkirakan dapat kehilangan 2,5 tahun dari usia harapan hidupnya akibat kualitas udara yang tidak memenuhi standar baku mutu. Jika pengguna ruangan menghabiskan waktu lebih dari 8 jam setiap hari di ruangan dengan udara yang tidak sehat, hal ini dapat mempengaruhi secara negatif terhadap kesehatan, kinerja, dan produktivitas sehingga untuk mengontrol kualitas mikrobiologis di dalam ruangan, disarankan untuk melakukan disinfeksi menggunakan disinfektan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh variasi konsentrasi eco enzyme dalm menurunkan angka kuman udara. Desain penelitian Quasy Eksperimen berupa Pre-Post Test Control Group Design. Lokasi penelitian yaitu untuk pengambilan sampel di ruang kelas SMA Negeri 12 Kota Makassar dan pemeriksaan sampel di Laboratorium Mikrobiologi Jurusan Kesehatan Lingkungan. Populasi dalam penelitian adalah angka kuman udara pada ruang kelas di SMA Negeri 12 Kota Makassar. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random berupa simple random sampling. Data dianalisis dengan menggunakan uji One Way Anova. Hasil uji One Way Anova terhadap eco enzyme konsentrasi 25%, 50%, dan 75% menunjukkan adanya perbedaan signifikan terhadap variasi konsentrasi eco enzyme. Konsentrasi 75% lebih berpengaruh dalam menurunkan angka kuman udara dengan p value 0,001 < 0,05. Disarankan masyarakat dapat menggunakan eco enzyme sebagai alternatif disinfektan ramah lingkungan dalam mengendalikan kualitas udara dalam ruang.